untuk di d3 belum ada segera menghubungi bagian IT !


KAPRODI DIPLOMA IV GIZI

SUSYANI, S.Si.T, M.Kes

PROFIL LULUSAN PENDIDIKAN DIPLOMA IV GIZI

Pendidikan Diploma IV Gizi melaksanakan kegiatan pendidikan yang menghasilkan lulusan Sarjana Terapan Gizi sebagai Pengelola Gizi Masyarakat, Pengelola Gizi Klinik/Dietetik, Pengelola Gizi Institusi, Edukator dan Konselor Gizi, serta Peneliti Terapan Gizi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, kreatif, mandiri, mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi tertentu, dan berbudaya dalam menjalankan perannya secara profesional di bidang gizi.

Pengelola Gizi Masyarakat
Sarjana Terapan Gizi yang memiliki kemampuan dalam mengelola pelayanan program gizi masyarakat secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan pada individu maupun kelompok.

Pengelola Gizi Klinik/Dietetik
Sarjana Terapan Gizi yang memiliki kemampuan dalam mengelola pelayanan gizi klinik/dietetik pada klien dengan komplikasi secara individu dan kelompok dengan menggunakan prosedur Pelayanan Asuhan Gizi Terstandar (PAGT).

Pengelola Gizi Institusi
Sarjana Terapan Gizi yang memiliki kemampuan dalam mengelola pelayanan penyelenggaraan makanan institusi terkait dengan pemenuhan kebutuhan gizi dan dietetik baik dalam kondisi normal maupun darurat yang meliputi matra darat, laut, dan udara pada klien di institusi.

Edukator dan Konselor Gizi
Sarjana Terapan Gizi yang mampu memberikan nasehat, petunjuk, pertimbangan, solusi dalam bidang gizi klinik/dietetik serta mampu mengelola pendidikan dan pelatihan untuk pelayanan gizi dengan menggunakan prosedur baku

Peneliti Terapan Gizi
Sarjana Terapan Gizi yang mampu melaksanakan penelitian terapan di bidang gizi.

CAPAIAN PEMBELAJARAN
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI (DIPLOMA 4)

KETERAMPILAN KHUSUS

  1. Mampu merencanakan dan melakukan pelayanan gizi masyarakat.
  2. Mampu melakukan advokasi program gizi masyarakat dengan menggunakan prosedur baku.
  3. Mampu mengelola pengembangan operasional kegiatan pelayanan gizi masyarakat.
  4. Mampu merancang evaluasi pelayanan gizi masyarakat.
  5. Mampu menggerakkan masyarakat untuk lebih berdaya guna (community empowerment).
  6. Mampu mengelola asuhan gizi individu dan kelompok untuk sasaran orang sehat atau orang sakit dengan penyakit komplikasi menggunakan prosedur baku.
  7. Mampu mengelola penyelenggaraan makanan untuk orang banyak atau kelompok orang dalam jumlah banyak (> 50 porsi) guna pemenuhan kebutuhan gizi, berdasarkan kaidah prinsip gizi dengan menggunakan prosedur baku sesuai dengan yang ditugaskan.
  8. Mampu mengelola dan mengembangkan produk pangan dan gizi.
  9. Mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam sistem penyelenggaraan makanan institusi.
  10. Mampu merencanakan konseling gizi dengan menggunakan prosedur baku.
  11. Mampu melaksanakan konseling gizi.
  12. Mampu melakukan monitoring dan evaluasi konseling gizi.
  13. Mampu mendokumentasikan hasil konseling gizi.
  14. Mampu mengelola kewirausahaan bidang pangan dan gizi.
  15. Mampu merencanakan pendidikan dan pelatihan gizi pada kelompok dan massal sesuai prosedur baku.
  16. Mampu mengelola pelaksanaan pendidikan dan pelatihan gizi pada sasaran kelompok dan massal sesuai prosedur baku.
  17. Mampu melakukan monitoring dan evaluasi pendidikan dan pelatihan gizi pada kelompok dan massal sesuai prosedur baku
  18. Mampu mengembangkan metode dan media pendidikan dan pelatihan gizi.
  19. Mampu menerapkan berbagai strategi komunikasi dalam pendidikan dan pelatihan gizi.
  20. Mampu melaksanakan penelitian terapan gizi untuk memberikan solusi mengatasi masalah gizi.

KETERAMPILAN UMUM
Lulusan Program Diploma Empat/Sarjana Terapan wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut:

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni.
  4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.
  7. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

  1. Menguasai konsep dan prinsip pangan, gizi dan kesehatan dalam pelayanan gizi masyarakat dengan memanfaatkan iptek secara tepat.
  2. Menguasai konsep dan teori advokasi program gizi masyarakat.
  3. Menguasai pemanfaatan iptek dalam mengkaji pelayanan gizi masyarakat.
  4. Menguasai konsep perencanaan dan evaluasi pelayanan gizi masyarakat.
  5. Menguasai konsep pemberdayaan masyarakat untuk lebih berdaya guna (Community empowerment).
  6. Menguasai pengelolaann asuhan gizi sebagai proses pelayanan gizi.
  7. Menguasai dokumentasi pelayanan gizi.
  8. Menguasai konsep penyelenggaraan makanan banyak berdasarkan kaidah prinsip gizi dengan menggunakan prosedur baku.
  9. Menguasai prinsip-prinsip manajemen dan sistem dalam penyelenggaraan makanan di institusi.
  10. Menguasai prinsip pengembangan produk dalam pelayanan gizi.
  11. Menguasai cara berpikir kritis dalam mengkaji konsep pangan, gizi dan kesehatan untuk pelayanan gizi institusi.
  12. Manguasai perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi konseling gizi.
  13. Menguasai cara pendokumentasian hasil konseling gizi.
  14. Menguasai konsep kewirausahaan bidang pangan dan gizi.
  15. Menguasai konsep pengembangan produk pangan dan gizi dan jasa pelayanan gizi.
  16. Menguasai konsep perencanaan proses pendidikan dan pelatihan gizi pada kelompok dan massal.
  17. Menguasai prinsip pengelolaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pendidikan dan pelatihan gizi pada sasaran kelompok dan massal.
  18. Menguasai prinsip pengembangan metode dan media pendidikan dan pelatihan gizi.
  19. Menguasai prinsip berbagai strategi komunikasi dalam pendidikan dan pelatihan gizi.
  20. Menguasai konsep penelitian terapan gizi untuk memberikan solusi mengatasi masalah gizi.

SIKAP

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
  6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
  9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.